Mitos Gigitan Ular: Mengapa Menghisap Bisa dan Mengiris Luka Justru Berbahaya?

Mitos gigitan ular seringkali menyesatkan dan dapat membahayakan korban. Salah satu kepercayaan yang paling umum dan berbahaya adalah gagasan bahwa menghisap racun dari luka gigitan atau mengiris luka untuk mengeluarkan racun adalah cara yang efektif. Faktanya, praktik-praktik ini tidak hanya tidak membantu, tetapi justru dapat memperburuk kondisi korban dan menyebabkan komplikasi serius.

Praktik menghisap racun dari luka gigitan ular adalah mitos gigitan ular yang sangat berbahaya. Racun ular menyebar dengan cepat ke dalam sistem peredaran darah melalui pembuluh limfatik dan kapiler. Menghisap luka tidak akan mampu mengeluarkan racun secara signifikan. Sebaliknya, tindakan ini dapat menyebabkan infeksi pada mulut penghisap, atau bahkan memindahkan racun ke dalam tubuh penghisap jika ada luka di mulut.

Selain itu, mengiris luka dengan pisau atau benda tajam lainnya untuk “mengeluarkan” racun juga merupakan mitos gigitan ular yang sangat berbahaya. Tindakan ini justru akan memperparah luka, meningkatkan risiko infeksi bakteri yang mematikan, dan dapat menyebabkan pendarahan hebat. Rusaknya jaringan di sekitar area gigitan juga bisa mempercepat penyebaran racun.

Bahaya lain dari praktik-praktik ini adalah penundaan penanganan medis yang sebenarnya. Korban dan orang di sekitarnya mungkin terlalu fokus pada metode yang salah ini, sehingga kehilangan waktu berharga untuk mencari bantuan profesional. Setiap menit sangat berarti dalam kasus gigitan ular berbisa, dan menunda pengobatan hanya akan memperburuk prognosis.

Banyak mitos gigitan ular berasal dari kurangnya pemahaman tentang bagaimana racun ular bekerja dan anatomi tubuh manusia. Racun ular dirancang untuk bekerja secara cepat dan menyebar ke seluruh tubuh, memengaruhi sistem saraf, peredaran darah, atau jaringan secara langsung. Menghisap atau mengiris luka tidak akan menghentikan proses ini.

Alih-alih mempercayai mitos gigitan ular yang berbahaya, fokuslah pada tindakan pertolongan pertama yang terbukti efektif. Jaga agar korban tetap tenang dan imobilisasi area gigitan. Lepaskan perhiasan dan pakaian ketat. Segera cari bantuan medis darurat. Ini adalah langkah-langkah yang benar-benar menyelamatkan nyawa.

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi dan manfaat untuk para pembaca, terimakasih !